Profil Dewa dan Dewa 19


Perjalanan Dewa 19 dan Dewa


Sebelum melakukan download koleksi lagu karaoke Dewa 19 dan Dewa, tidak ada ruginya mengetahui profil penyanyinya.

Kisah perjalanan grup band papan atas yang sukses ini terbilang cukup banyak mendapat perhatian pencita musik tanah air. Mengapa tidak..! setelah malang melintang hampir skitar 25 tahun diblantika music, akhirnya dinyatakan bubar.

Bermula dari empat siswa SMP Negeri 6 Surabaya pada tahun 1986 membentuk grup band yang bernama “Dewa” dengan aliran musik lebih kepada pop sedikit rock. Nama Dewa diambil dari nama mereka berempat yaitu, Dhani Ahmad pada keyboard sekaligus sebagai vocalis, Erwin Prasetia pada bassis, Wawan Junarso pada drum, dan Andra Junaidi pada gitar. Sebagai tempat latihan, mereka menempati rumah Wawan di komplek Universitas Airlangga, jalan Darmawangsa Dalam Selatan No. 7, Surabaya.

Dalam perjalanannya, Dewa merubah aliran musiknya menjadi jazz yang awalnya diperkenalkan oleh Erwin. Hal inilah membuat Wawan yang merupakan penggemar aliran rock memutuskan keluar dari Dewa pada tahun 1988 dan bergabung dengan grup band Outsider yang beranggotakan antara lain Ari Lasso. Posisi drum yang semula dipegang Wawan digantikan oleh Salman dan nama Dewa pun diubah menjadi “Down Beat”.  Nama Down Beat ketika itu cukup terkenal apalagi setelah merajai panggung dan menjuari berbagai Festival Musik di Jawa Timur.

Pada tahun 1990, Wawan dipanggil kembali dan mengikut sertakan Ari Lasso juga untuk menghidupkan Dewa. Karena rata-rata personelnya menginjak usia 19 tahun, nama Down Beat pun diubah menjadi “Dewa 19” yang hadir dengan mengkolaborisikan aliran music pop, rock, dan jazz menjadi satu, sehingga menciptakan aliran baru bagi blantika music tanah air kala itu.


Album perdana Dewa 19 berhasil dirilis pada tahun 1992 yang bertema “Dewa 19”, dengan singel didalamnya berjudul “Kangen” dan “Kita Tidak Sedang Bercinta Lagi” sangat diluar dugaan mendapat sambutan dan laris dipasaran. Berbagai penghargaan pun diraihnya seperti, “Pendatang Baru Terbaik” dan “Album Terlaris 1993” dari BASF Award 1993. Nama Dewa 19 seketika itu juga melambung dibelantika musik tanah air.

Walaupun sempat mengalami pergantian personil dengan hengkangnya Wawan dan digantikan dengan Wong Aksan pada tahun 1995, Dewa 19 yang sempat mendapat predikat sebagai grup band besar terkreatif di Indonesia oleh banyak pengat musik ketika itu, berhasil menelurkan album yang selelalu laris dipasaran seperti, pada tahun 1994 merilis album kedua berjudul “Format Masa Depan” dengan singel hitnya “Aku Milikmu” dan “Tak Akan Ada Cinta Yang Lain”, album ketiga pada tahun 1995 berjudul “Terbaik Terbaik”, dan pada tahun 1997 merilis album keempat yang berjudul “Pandawa Lima” dengan singel hitnya “Kirana” dan “Kamulah Satu Satunya”.

Setelah merilis album keempat, Dewa 19 banyak mengalami masalah pada persinilnya, pada tahun 1998 Wong Aksan dikeluarkan karena permaiannya yang terlalu kental denfan corak jazz, kemudian digantikan Bimo Sulaksono, tak lama kemudian Bimo keluar bergabung dengan Bebi membentuk grup Romeo. Tak berhenti disitu, Ari dan Erwin tersandung masalah ketergantungan narkoba. Erwin berhasil sembuh dari ketergantungannya dengan narkoba setelah masuk rehabilitasi dan pesantren dan kembali bergabung dengan Dewa 19. Sementara Ari Lasso tak kunjung juga tanda-tanda akan kesembuhannya, sehingga Ari dikeluarkan dari grup Dewa 19.


Setelah mengalami kevakuman cukup lama, pada 30 April 2000 Dewa 19 tampil kembali dengan nama “Dewa” saja bersama personil barunya yaitu, Ahmad Dhani pada Keyboard, Andra Junaidi pada Gitar, Once Mekel pada Vokal, dan Tyo Nugros pada Drum.

Bersama Once Mekel vokalis barunya, ditahun ini juga Dewa berhasil merilis beberapa album diantaranya, Album kelima yang berjudul “Bintang Lima”, album keenam berjudul “Cintailah Cinta” dirilis pada tahun 2002, album ketujuh berjudul “Atas Nama Cinta” dirilis pada tahun 2003, album kedelapan berjudul “Laskar Cinta” dirilis pada tahun 2004, album berjudul “Republik Cinta” diirlis pada tahun 2006, dan pada tahun 2007 merilis album kompilasi berjudul “Kerajaan Cinta”.

Setelah merilis album “Kerajaan Cinta”, Dewa praktis vakum karena kesibukan masing-masing personilnya, sehingga pada tahun 2011 Dewa dinyatakan bubar oleh Ahmad Dhani.

Download Koleksi Lagu Karaoke Dewa dan Dewa 19

 


Cara Download File:
Setelah klik Download, tunggu hingga 5 detik kemudian klik SKIP AD pada sudut kanan atas halaman
________________________________________________________________________________________